Sejarah MTs Negeri Ciranjang

MTs Negeri Ciranjang didirikan pada tanggal 8 Januari 1983 atau 23 Rabiul Awal 1403H oleh Menteri Agama Bapak H. Alamsyah Ratu Prawirangara dengan nama Madrasah Al Islamiah atau lebih dikenal dengan MTs Teladan Cibanteng Ciranjang dibawah Yayasan GUPPI Kabupaten Cianjur. Pada tahun 1996 berubah menjadi MTs Negeri Ciranjang Cianjur

Kamis, 18 Juli 2013

Diklat Pengembangan Profesi Guru dalam Menyongsong Kurikulum 2013



Selaras dengan tuntutan kompetensi yang harus dimiliki guru (kompetensi pedagogik, kompetensi  kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi profesi), pengembangan bahan ajar (materi pembelajaran) dan media merupakan salah satu kewajiban yang diemban guru untuk mengembangkan kompetensi yang dimiliki, pada gilirannya dapat meningkatkan eksistensinya sebagai guru yang profesional. 

Selain itu permasalahan lain yang ada sekarang ini adalah mempersiapkan guru untuk menyambut kurikulum baru yakni kurikulum 2013 yang rencananya akan digulirkan pada tahun 2014, akan tetapi apablila satuan pendidikan siap, maka tak ada salahnya sekolah tersebut sudah menerapkan kurukulum 2013 di tahun pelajaran 2013-2014 ini. Pemahaman  kurikulum 2013 dan peningkatan professional guru hendaknya sudah menjadi kewajiban bagi semua guru, dan ini harus terus ditingkatkan, salah sarena tanpa itu mustahil professional guru dapat meningkat dengan sendirinya dan kurikulum 2013 dapat paham dengan begitu saja.

Selanjutnya pemilihan bahan ajar, model dan media pembelajaran terkait erat dengan pemahaman kurikulum, yang di dalamnya terdapat standar kompetensi dan kompetensi dasar, materi pokok, pengalaman belajar, metoda, evaluasi dan sumber. Selaras dengan pengembangan kurikulum maka materi pembelajaran yang akan dikembangkan sudah semestinya tetap memperhatikan pencapaian standar kompetensi dan kompetensi dasar, kesesuaian dengan materi pokok yang diajarkan, mendukung pengalaman belajar, ketepatan metoda dan media pembelajaran, dan sesuai dengan indikator untuk mengembangkan asesmen.

Dari latar belangkan tersebut maka MTs Negeri Ciranjang Kemeneg Kantor Kabupaten Cianjur mengadakan Diklat Pengembangan Profesi Guru dalam Menyongsong Kurikulum 2013 dengan materi :
1.   Penilaian Kinerja Guru (PKG);
2.   Penilaian Kinerja Berkelanjutan(PKB)
3.   Kurikulum 2013;
4.   Penelitian Tindakan Kelas;
5.   Perangkat Pembelajaran;
6.   Media Pembelajaran Berbasis Teknologi;
7.   ESQ (Emotional Spiritual Question).

Kegiatan pendidikan dan latihan ini mempunyai maksud dan tujuan sebagai berikut :
1)     memperoleh gambaran tentang guru yang profesional;
2)     memperoleh gambaran tentang kurikulum 2013;
3)     memperoleh gambaran tentang peningkatan professional guru melalui PTK;
4)     dapat mengembangkan kemampuannya dalam mengelola bahan ajar dan media pembelajaran;
5)     lebih kritis menyesuaikan bahan ajar dan media yang dikembangkannya dengan karakteristik siswa;
6)     dapat memiliki kemampuan dalam menerapkan kurikulum 2013 pada mata pelajarannya.



 Photo bersama peserta dengan widyaiswara
 Kepala Madrasah dan Ketua Pelaksana
 Uyyy serius....
 Berdiri ach biar nggak pegel
 Game ketika Diklat
 Panitia Pelaksana
Istirahat sejenak setelah makan siang

Tambah ilmu, tambah asupan gizi

Selasa, 11 Juni 2013

PASANGAN KEPALA MADRASAH DAN ADIL SUSILO JUARA

Dalam rangka mengisi waktu luang setelah selesai Ujian Kenaikan Kelas (UKK) dilaksanakan, keluarga besar MTs Negeri Ciranjang melaksanakan Invitasi Bulutangkis di lingkungan MTs Negeri Ciranjang yang digelar sehari penuh, dengan cara sistem gugur dan tidak mengganggu jalannya proses belajar mengajar di sekolah tersebut. Pelaksanaan invitasi ini dengan cara mengelompokan pemain sesaui dengan kemapuan bermainnya.
Hasil dari kejuaraan ini anadalah sebagi berikut :
Juara 1   : Drs, Dindin Sutrisna,MM dan Drs. A.Adil Susilo.
Juara 2   : Novan Abdurahman, S.Hi dan Ahmad Fauzi (Uus)
Juara 3   : Yana Mulyana, S.Pd.I dan Heriyandi, S.Pd
                Asep Setyawan, S.Pd.I dan Jaenudin, S.Pd.I 
 Pasangan Novan Abdurahman dan Uus menerima hadiah dari Kepala TU MTs Negeri Ciranjang Yana Mulyana S.PdI yang keluar menjadi juara 2
Hadiah yang diserahkan oleh H Taryono kepada Adil Susilo yang berpasangan dengan kamad MTs Negeri Ciranjang Drs. Dindin Sutrisna sebagai juara ke 1 



Senin, 27 Mei 2013

Gerakan Pramuka MTs Negeri Ciranjang Menyabet Gelar Juara Umum Ultah ke-18 Ki Jalak Harupat

Pada kegiatan yang diadakan oleh Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Ciranjang dalam menyambut Hari Ulang Tahunya yang ke-18 Dewan Racana Ki Jalak Harupat yang diikuti oleh hampir semua Gugus Depan yang ada di  Kwartir Ranting Ciranjang baik tingkat SD maupun SMP/MTs, Gudep 05013-05014 Regu Putra MTs Negeri Ciranjang berhasil menyabet gelar Juara Umumnya dengan mengumpulkan 2 emas dan 4 perunggu, secara lengkap hasil tersebut diperoleh dari juara 1 lomba  pembuatan tandu, juara 1 lomba musik konteporer, juara 3 lomba PBBAB, juara 3 lomba pengetahuan pramuka, juara 3 lomba membuat nasi liwet dan juara 3 lomba musik konteporer. Sementara untuk regu putri hanya mampu merebut juara 3 lomba PBBAB. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 25-26 Mei 2013 yang bertempat di Lapang Babakan Garut Desa Kertajaya Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur.
Hasil ini disambut gembira oleh seluruh keluarga besar MTs Negeri Ciranjang terutama anggota Pramuka, karena mereka bisa menunjukan hasil jerih payahnya saat latihan dan persiapan yang minim waktu. Serta gerakan pramuka MTs Negeri Ciranjang dapat membuktikan meraih prestasi selain ekstrakurikuler yang lainnya yang telah mendapat juara dan prestasi lainnya.
Piala kejuaraan diserahterimakan oleh komandan regu Egi Nurhadi M kepada Kepala Madrasah MTs Negeri Ciranjang Drs. Dindin Sutrisna,S.Pd,MM pada kegiatan upacara bendera hari senin tanggal 27 Mei 2013. 
Beliau mengucapkan terima kasih kepada semua yang turut serta dalam kegiatan ini, baik pembina (Asep Setyawan, S.Pd.I dan Noormalia, S.Pd), pembimbing (Muslih, S.Pd.I. Cucu Santana, S.Pd.I) dan pembimbing serta pelatih yang lainnya, juga kepada anak-anak pramuka yang telah mengangkat nama MTs Negeri Ciranjang menjadi lebih harum lagi di masyarakat pada umumnya. Mudah-mudahan dapat terus mengukir prestasi pada kegiatan atau kejuaraan yang lain, lanjutnya sambil menyalami kesemua anak-anak pramuka yang sedang bergembira.

Photo Kegiatan Di Lapangan :









Rabu, 01 Mei 2013

PERKEMAHAN PRAMUKA PELANTIKAN PENGURUS BARU DAN TES KECAKAPAN KHUSUS ADALAH SEBAGAI WAHANA DALAM PEMBENTUKAN GENERASI MUDA YANG KREATIF, INOVATIF, CERDAS DAN MANDIRI


Gerakan Pramuka adalah sebagai wadah pembinaan generasi muda yang senantiasa mengembangkan pendidikan dan pembinaan watak serta keterampilan dengan menerapkan prinsip-prinsip dasar, metodik kepramukaan, guna menciptakan kader-kader pembangunan bangsa yang berwawasan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dengan dilandasi Iman dan Taqwa (IMTAQ) serta Keperibadian Pancasila.

Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Gerakan Pramuka Gugus Depan MTs Negeri Ciranjang telah mengadakan pembinaan sejak dini diantaranya melalui kegiatan latihan rutin, pembinaan kepemimpinan dan disiplin, sehingga akan terbentuk jiwa-jiwa pembangunan yang patriotik yang memiliki kualitas yang dapat mensejajarkan diri dengan perkembangan zaman.

Dari latar belakang tersebut maka Gerakan Pramuka MTs Negeri Ciranjang mengadakan kegiatan Pelantikan Pengurus Baru dan Test Kecakapan Khusus (TKK) pada tanggal 8, 9 dan 10 Maret 2013. Maksud dan tujuan kegiatan adalah :
a. Untuk meningkatkan mutu Gerakan Pramuka dalam rangka revitalisasi pramuka.
b. Untuk memotivasi penggalang di setiap masing-masing regu.
c. Mengamalkan nilai-nilai luhur perjuangan yang berdasarkan Pancasila dan UUD 45
d. Meningkatkan rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri, keluarga, masyarakat,
    bangsa dan negara.
e. Realisasi program kegiatan Gerakan Pramuka MTs Negeri Ciranjang.

Materi Kegiatan
a. Upacara Pembukaan, Upacara Penyematan tanda Pelantikan dan
    Upacara Penutupan Perkemahan.
b. Upacara Api Unggun (Pentas Seni)
c. Lomba-lomba / Kecakapan Khusus / Permainan
d. Santapan Rohani (Kerohanian).
e. Senam Kesegaran Jasmani / Olah raga
f.  Penjelajahan ( Telepram dan Skill )
g. Renungan Malam
Sedangkan Tema kegian :“PERKEMAHAN PRAMUKA PELANTIKAN PENGURUS BARU DAN TES KECAKAPAN KHUSUS ADALAH SEBAGAI WAHANA DALAM PEMBENTUKAN GENERASI MUDA YANG KREATIF, INOVATIF, CERDAS DAN MANDIRI”


Moto kegiatan :
"SATYA DHARMA BAKTI PERJUANGAN”


SUSUNAN KEPANITIAAN
PELANTIKAN PENGURUS BARU DAN TEST KECAKAPAN KHUSUS
  
Penanggung Jawab : Drs. Dindin Sutrisna, S.Pd.,MM  Selaku Ka.Mabigus
 Penyelenggara :
 Ketua                        : Asep Setyawan, S.Pd.I
 Sekretaris                 : Dede Supriyatna, S.Pd.
Bendahara                 : Noormalia, SPd.

Koordinator Umum :
 Seksi – Seksi 
1.    Sie Kegiatan                 : Asep Setyawan dan Muslih Baehaki, S.Pd.I
2.    Sie. Upacara                 : Agus Sadili, S.Pd.I
3.    Sie. Keamanan             : Cucu Santana, S.Pd.I
4.    Sie. Kerohanian            : Asep Sugono, S.Pd.I
5.    Sie. Api Unggun           : Sendi Januar
6.    Sie. Konsumsi               : Noormalia, S.Pd
7.    Sie. Dokumentasi          : Lilis Juandinar, S.Pd.I
8.    Sie. Olahraga                  : Dede Supriyatna, S.Pd.
9.    Sie. Kesehatan / P3K    : Uus


Dibantu oleh para alumnus serta anggota pramuka dari kelas 9 MTs Negeri Ciranjang.










Selasa, 05 Februari 2013

PMR MTs Negeri Ciranjang Menyabet Juara Umum

Pangkalan Palang Merah Remaja (PMR) MTs Negeri Ciranjang berhasil mengumpulkan 2 emas dalam kegiatan Jumbara PMR Tahun 2013 Tingkat Madya dan Wira Se-Kabupaten Cianjur dan sekaligus merebut posisi juara umum pada kegiatan tersebut.
Peraihan 2 emas tersebut yakni dari Traveling dan Kategori Terbaik PMR. Pada Jumpa Bakti dan Gembira (Jumbara) ini untuk pertama kalinya pangkalan MTs Negeri Ciranjang meraih prestasi tertinggi pada kegiatan yang melibatkan siswa-siswi terbaik dalam kegiatan kepalang merahan remaja tersebut.
Pembina PMR MTs Negeri Ciranjang yaitu Lilis Rahmah Hasanah, S.Pd merasa tidak percaya akan prestasi yang telah diraih anak asuhnya, karena mereka harus bersaing dengan pangkalan-pangkalan PMR sekolah lain se kabupaten Cianjur yang rata-rata memiliki kemampuan yang tidak bisa dianggap enteng.

Persiapan pangkalan PMR MTs Negeri Ciranjang tidaklah terfokus pada kegiatan jumbara tetapi mereka hanya latihan rutin biasa saja pada saat eskul di sekolahnya. Dengan adanya peraihan prestasi yang telah dicapai membuat anak-anak PMR Pangkalan MTs Negeri Ciranjang semakin giat untuk berlatih dan menpersiapkan diri apa bila dikemudian hari akan ada kegiatan atau kejuaraan di bidang PMR.

Kami dari Team Blog MTs Negeri Ciranjang mengucapkan Selamat dan semoga prestasinya terus meningkat ke jenjang yang lebih tinggi. Amin.

Senin, 07 Januari 2013

Jadwal UN 2013

Meski belum secara resmi dirilis, jadwal Ujian Nasional (UN) 2013 sudah ditentukan. Kepala Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Aman Wirartakusumah, mengatakan bahwa sesuai dengan jadwal yang telah disusun, UN 2013 akan dilangsungkan sekitar bulan April.

Namun jadwal penyelenggaraan di setiap jenjang pendidikan baru akan dirilis secara resmi segera setelah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, menandatangani peraturan menteri (Permen).

"Iya sekitar April nanti pelaksanaan UN. Untuk detilnya nanti tunggu dulu Permen ditandatangani," kata Aman kepada Kompas.com, Rabu (26/12/2012).

Meski belum dirilis resmi ke publik, Aman tak menampik bahwa jadwal UN 2013 sudah beredar di kalangan dinas pendidikan di daerah. Menurutnya, sekolah perlu mempersiapkan diri lebih matang.

Apalagi, lanjutnya, UN tahun ini tidak hanya dijadikan sebagai alat penentu kelulusan tetapi juga dijadikan salah satu syarat untuk masuk perguruan tinggi negeri.

Kemarin, seperti dilansir oleh Surya, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Harun mengatakan, UN untuk jenjang sekolah menengah atas (SMA) akan digelar pada tanggal 15-18 April 2013. Dia mengharapkan seluruh siswa di Jatim mempersiapkan diri dengan baik. Angka kecurangan akan ditekan dengan penggunaan 20 paket soal untuk 20 siswa dalam satu ruang ujian.

September lalu, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud, Khairil Anwar Notodiputro, mengatakan, UN mendatang akan menggunakan 20 paket soal setelah sebelumnya hanya 5 paket soal saja. Penambahan penggunaan paket soal ini bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan kredibilitas hasil UN.

Dengan bertambah banyaknya jenis soal dalam UN, pemerintah berharap potensi tindak kecurangan akan semakin sempit. Pasalnya, setiap siswa akan mengerjakan soal yang berbeda karena umumnya setiap ruang ujian hanya diisi oleh 20 peserta ujian. Sumber berita www.edukasi.kompas.com