Sejarah MTs Negeri Ciranjang

MTs Negeri Ciranjang didirikan pada tanggal 8 Januari 1983 atau 23 Rabiul Awal 1403H oleh Menteri Agama Bapak H. Alamsyah Ratu Prawirangara dengan nama Madrasah Al Islamiah atau lebih dikenal dengan MTs Teladan Cibanteng Ciranjang dibawah Yayasan GUPPI Kabupaten Cianjur. Pada tahun 1996 berubah menjadi MTs Negeri Ciranjang Cianjur

Senin, 27 Mei 2013

Gerakan Pramuka MTs Negeri Ciranjang Menyabet Gelar Juara Umum Ultah ke-18 Ki Jalak Harupat

Pada kegiatan yang diadakan oleh Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Ciranjang dalam menyambut Hari Ulang Tahunya yang ke-18 Dewan Racana Ki Jalak Harupat yang diikuti oleh hampir semua Gugus Depan yang ada di  Kwartir Ranting Ciranjang baik tingkat SD maupun SMP/MTs, Gudep 05013-05014 Regu Putra MTs Negeri Ciranjang berhasil menyabet gelar Juara Umumnya dengan mengumpulkan 2 emas dan 4 perunggu, secara lengkap hasil tersebut diperoleh dari juara 1 lomba  pembuatan tandu, juara 1 lomba musik konteporer, juara 3 lomba PBBAB, juara 3 lomba pengetahuan pramuka, juara 3 lomba membuat nasi liwet dan juara 3 lomba musik konteporer. Sementara untuk regu putri hanya mampu merebut juara 3 lomba PBBAB. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 25-26 Mei 2013 yang bertempat di Lapang Babakan Garut Desa Kertajaya Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur.
Hasil ini disambut gembira oleh seluruh keluarga besar MTs Negeri Ciranjang terutama anggota Pramuka, karena mereka bisa menunjukan hasil jerih payahnya saat latihan dan persiapan yang minim waktu. Serta gerakan pramuka MTs Negeri Ciranjang dapat membuktikan meraih prestasi selain ekstrakurikuler yang lainnya yang telah mendapat juara dan prestasi lainnya.
Piala kejuaraan diserahterimakan oleh komandan regu Egi Nurhadi M kepada Kepala Madrasah MTs Negeri Ciranjang Drs. Dindin Sutrisna,S.Pd,MM pada kegiatan upacara bendera hari senin tanggal 27 Mei 2013. 
Beliau mengucapkan terima kasih kepada semua yang turut serta dalam kegiatan ini, baik pembina (Asep Setyawan, S.Pd.I dan Noormalia, S.Pd), pembimbing (Muslih, S.Pd.I. Cucu Santana, S.Pd.I) dan pembimbing serta pelatih yang lainnya, juga kepada anak-anak pramuka yang telah mengangkat nama MTs Negeri Ciranjang menjadi lebih harum lagi di masyarakat pada umumnya. Mudah-mudahan dapat terus mengukir prestasi pada kegiatan atau kejuaraan yang lain, lanjutnya sambil menyalami kesemua anak-anak pramuka yang sedang bergembira.

Photo Kegiatan Di Lapangan :









Rabu, 01 Mei 2013

PERKEMAHAN PRAMUKA PELANTIKAN PENGURUS BARU DAN TES KECAKAPAN KHUSUS ADALAH SEBAGAI WAHANA DALAM PEMBENTUKAN GENERASI MUDA YANG KREATIF, INOVATIF, CERDAS DAN MANDIRI


Gerakan Pramuka adalah sebagai wadah pembinaan generasi muda yang senantiasa mengembangkan pendidikan dan pembinaan watak serta keterampilan dengan menerapkan prinsip-prinsip dasar, metodik kepramukaan, guna menciptakan kader-kader pembangunan bangsa yang berwawasan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dengan dilandasi Iman dan Taqwa (IMTAQ) serta Keperibadian Pancasila.

Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Gerakan Pramuka Gugus Depan MTs Negeri Ciranjang telah mengadakan pembinaan sejak dini diantaranya melalui kegiatan latihan rutin, pembinaan kepemimpinan dan disiplin, sehingga akan terbentuk jiwa-jiwa pembangunan yang patriotik yang memiliki kualitas yang dapat mensejajarkan diri dengan perkembangan zaman.

Dari latar belakang tersebut maka Gerakan Pramuka MTs Negeri Ciranjang mengadakan kegiatan Pelantikan Pengurus Baru dan Test Kecakapan Khusus (TKK) pada tanggal 8, 9 dan 10 Maret 2013. Maksud dan tujuan kegiatan adalah :
a. Untuk meningkatkan mutu Gerakan Pramuka dalam rangka revitalisasi pramuka.
b. Untuk memotivasi penggalang di setiap masing-masing regu.
c. Mengamalkan nilai-nilai luhur perjuangan yang berdasarkan Pancasila dan UUD 45
d. Meningkatkan rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri, keluarga, masyarakat,
    bangsa dan negara.
e. Realisasi program kegiatan Gerakan Pramuka MTs Negeri Ciranjang.

Materi Kegiatan
a. Upacara Pembukaan, Upacara Penyematan tanda Pelantikan dan
    Upacara Penutupan Perkemahan.
b. Upacara Api Unggun (Pentas Seni)
c. Lomba-lomba / Kecakapan Khusus / Permainan
d. Santapan Rohani (Kerohanian).
e. Senam Kesegaran Jasmani / Olah raga
f.  Penjelajahan ( Telepram dan Skill )
g. Renungan Malam
Sedangkan Tema kegian :“PERKEMAHAN PRAMUKA PELANTIKAN PENGURUS BARU DAN TES KECAKAPAN KHUSUS ADALAH SEBAGAI WAHANA DALAM PEMBENTUKAN GENERASI MUDA YANG KREATIF, INOVATIF, CERDAS DAN MANDIRI”


Moto kegiatan :
"SATYA DHARMA BAKTI PERJUANGAN”


SUSUNAN KEPANITIAAN
PELANTIKAN PENGURUS BARU DAN TEST KECAKAPAN KHUSUS
  
Penanggung Jawab : Drs. Dindin Sutrisna, S.Pd.,MM  Selaku Ka.Mabigus
 Penyelenggara :
 Ketua                        : Asep Setyawan, S.Pd.I
 Sekretaris                 : Dede Supriyatna, S.Pd.
Bendahara                 : Noormalia, SPd.

Koordinator Umum :
 Seksi – Seksi 
1.    Sie Kegiatan                 : Asep Setyawan dan Muslih Baehaki, S.Pd.I
2.    Sie. Upacara                 : Agus Sadili, S.Pd.I
3.    Sie. Keamanan             : Cucu Santana, S.Pd.I
4.    Sie. Kerohanian            : Asep Sugono, S.Pd.I
5.    Sie. Api Unggun           : Sendi Januar
6.    Sie. Konsumsi               : Noormalia, S.Pd
7.    Sie. Dokumentasi          : Lilis Juandinar, S.Pd.I
8.    Sie. Olahraga                  : Dede Supriyatna, S.Pd.
9.    Sie. Kesehatan / P3K    : Uus


Dibantu oleh para alumnus serta anggota pramuka dari kelas 9 MTs Negeri Ciranjang.










Selasa, 05 Februari 2013

PMR MTs Negeri Ciranjang Menyabet Juara Umum

Pangkalan Palang Merah Remaja (PMR) MTs Negeri Ciranjang berhasil mengumpulkan 2 emas dalam kegiatan Jumbara PMR Tahun 2013 Tingkat Madya dan Wira Se-Kabupaten Cianjur dan sekaligus merebut posisi juara umum pada kegiatan tersebut.
Peraihan 2 emas tersebut yakni dari Traveling dan Kategori Terbaik PMR. Pada Jumpa Bakti dan Gembira (Jumbara) ini untuk pertama kalinya pangkalan MTs Negeri Ciranjang meraih prestasi tertinggi pada kegiatan yang melibatkan siswa-siswi terbaik dalam kegiatan kepalang merahan remaja tersebut.
Pembina PMR MTs Negeri Ciranjang yaitu Lilis Rahmah Hasanah, S.Pd merasa tidak percaya akan prestasi yang telah diraih anak asuhnya, karena mereka harus bersaing dengan pangkalan-pangkalan PMR sekolah lain se kabupaten Cianjur yang rata-rata memiliki kemampuan yang tidak bisa dianggap enteng.

Persiapan pangkalan PMR MTs Negeri Ciranjang tidaklah terfokus pada kegiatan jumbara tetapi mereka hanya latihan rutin biasa saja pada saat eskul di sekolahnya. Dengan adanya peraihan prestasi yang telah dicapai membuat anak-anak PMR Pangkalan MTs Negeri Ciranjang semakin giat untuk berlatih dan menpersiapkan diri apa bila dikemudian hari akan ada kegiatan atau kejuaraan di bidang PMR.

Kami dari Team Blog MTs Negeri Ciranjang mengucapkan Selamat dan semoga prestasinya terus meningkat ke jenjang yang lebih tinggi. Amin.

Senin, 07 Januari 2013

Jadwal UN 2013

Meski belum secara resmi dirilis, jadwal Ujian Nasional (UN) 2013 sudah ditentukan. Kepala Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Aman Wirartakusumah, mengatakan bahwa sesuai dengan jadwal yang telah disusun, UN 2013 akan dilangsungkan sekitar bulan April.

Namun jadwal penyelenggaraan di setiap jenjang pendidikan baru akan dirilis secara resmi segera setelah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, menandatangani peraturan menteri (Permen).

"Iya sekitar April nanti pelaksanaan UN. Untuk detilnya nanti tunggu dulu Permen ditandatangani," kata Aman kepada Kompas.com, Rabu (26/12/2012).

Meski belum dirilis resmi ke publik, Aman tak menampik bahwa jadwal UN 2013 sudah beredar di kalangan dinas pendidikan di daerah. Menurutnya, sekolah perlu mempersiapkan diri lebih matang.

Apalagi, lanjutnya, UN tahun ini tidak hanya dijadikan sebagai alat penentu kelulusan tetapi juga dijadikan salah satu syarat untuk masuk perguruan tinggi negeri.

Kemarin, seperti dilansir oleh Surya, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Harun mengatakan, UN untuk jenjang sekolah menengah atas (SMA) akan digelar pada tanggal 15-18 April 2013. Dia mengharapkan seluruh siswa di Jatim mempersiapkan diri dengan baik. Angka kecurangan akan ditekan dengan penggunaan 20 paket soal untuk 20 siswa dalam satu ruang ujian.

September lalu, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud, Khairil Anwar Notodiputro, mengatakan, UN mendatang akan menggunakan 20 paket soal setelah sebelumnya hanya 5 paket soal saja. Penambahan penggunaan paket soal ini bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan kredibilitas hasil UN.

Dengan bertambah banyaknya jenis soal dalam UN, pemerintah berharap potensi tindak kecurangan akan semakin sempit. Pasalnya, setiap siswa akan mengerjakan soal yang berbeda karena umumnya setiap ruang ujian hanya diisi oleh 20 peserta ujian. Sumber berita www.edukasi.kompas.com

Senin, 31 Desember 2012

KURIKULUM 2013

Sedikitnya ada dua faktor besar dalam ke berhasilan kurikulum 2013. Pertama, penentu, yaitu kesesuaian kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) dengan kurikulum dan buku teks. Kedua, faktor pendukung yang terdiri dari tiga unsur; (i) ketersediaan buku sebagai bahan ajar dan sumber belajar yang mengintegrasikan standar pembentuk kurikulum; (ii) penguatan peran pemerintah da­am pembinaan dan pengawasan; dan (iii) penguatan manajemen dan budaya sekolah.


Berkait dengan faktor pertama, Kemdikbud sudah mendesain strategi penyiapan guru sebagaimana digambarkan pada skema penyiapan guru yang meibatkan tim pengembang kurikulum di tingkat pusat; instruktur diklat terdiri atas unsur dinas pendidikan, dosen, widya­swara, guru inti, pengawas, kepala sekolah; guru utama meiputi guru inti, pengawas, dan kepala sekolah; dan guru mereka terdiri atas guru kelas, guru mata pelajaran SD, SMP, SMA, SMK.

Pada diri guru, sedikitnya ada empat aspek yang harus diberi perhatian khusus dalam rencana implementasi dan keterlaksanaan kurikulum 2013, yaitu kompetensi pedagogi; kompetensi akademik (keilmuan); kompetensi sosial; dan kompetensi manajerial atau kepemimpinan. Guru sebagai ujung tombak penerapan kurikulum, diharapkan bisa menyiapkan dan membuka diri terhadap beberapa kemungkinan terjadinya perubahan.

Kesiapan guru lebih penting daripada pengembangan kurikulum 2013. Kenapa guru menjadi penting? Karena dalam kurikulum 2013, bertujuan mendorong peserta didik, mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar, dan mengkomunikasikan (mempresentasikan), terhadap apa yang mereka peroleh atau mereka ketahui setelah menerima materi pembelajaran.

Melalui empat tujuan itu diharapkan siswa memiliki kompetensi sikap, ketrampilan, dan pengetahuan jauh lebih baik. Mereka akan lebih kreatif, inovatif, dan lebih produktif. Disinilah guru berperan besar di dalam mengimplementasikan tiap proses pembelajaran pada kurikulum 2013. Guru ke depan dituntut tidak hanya cerdas tapi juga adaptip terhadap perubahan. (sumber : http://kemdikbud.go.id )

Senin, 22 Oktober 2012

KKM MTs Negeri Ciranjang Juara Umum Porseni MTs Tingkat Kabupaten Cianjur Tahun 2012


Pada tahun 2012 KKM MTs Negeri Ciranjang menduduki peringkat pertama dengan perolehan 5 medali emas, 4 medali perak dan 3 medali perunggu mengalahkan KKM KKM lain Se-Kabupaten Cianjur. 5 emas tersebut diperoleh dari Futsal putra, pidato bahasa arab, pidato bahasa Indonesia, pidato bahasa inggris serta kali grafi. Sedangkan 4 medali perak diperoleh dari pidato bahasa  inggris, pidato bahasa Indonesia, pidato bahasa arab dan lari 100 meter putra. dan untuk 3 medali perunggu dihasilkan dari bulutangkis ganda putri, dan MTQ.  
Ketua KKM MTs Negeri Ciranjang Drs. Dindin Sutrisna, S.Pd., MM. pada kesempatan itu mengucapkan terimakasih kepada seluruh kontingen Porseni KKM MTs Negeri Ciranjang, baik Offisial, Pelatih, serta Atlet, juga tak lupa kepada seluruh Kepala Madrasah dan guru Tsanawiyah dilingkungan KKM MTs Negeri Ciranjang yang telah turut serta baik secara moril dan materil sehingga KKM MTs Negeri Ciranjang mendapat peringkat juara umum Porseni MTs Tingkat Kabupaten Cianjur di tahun 2012.
Mudah-mudahan ditahun-tahun berikutnya juara umum menjadi milik KKM MTs Negeri Ciranjang serta untuk perolehan medali lebih dari yang sekarang dicapai" lanjut Ketua KKM MTs Negeri Ciranjang disela-sela mendapat ucapan selamat dari kontingen KKM lainnya.